NILAI HIDUP DALAM MASYARAKAT
Sosiologi
merupakan suatu ilmu yang mengkaji tentang hubungan manusia dengan manusia
lainnya. Ilmu mengajari kita bagaimana caranya berhubungan baik dengan orang
lain terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Sosiologi
secara umum adalah suatu ilmu yang membahas, mempelajari, mengevaluasi, menganalisi, serta mengupas tuntas mengenai masyarakat secara keseluruhan dimana didalam
masyarakat sendiri terdapat komponen-komponen yang saling berkaitan, misalnya :
jalinan hubungan sesame manusia yang baik manusia dan kelompok, kelompok dan
kelompok yang hubungan itu bersifat formal.
Secara harfiah sosiologi berarti ilmu
tentang hidup bermasyarakat. Definisi ini hanya membuat study tentang tindakan-tindakan
dan perilaku-perilaku social yang bersifat mikro.
Sosiologi lahir di Eropa pada abad ke-19 yang
dilatarbelakangi oleh peristiwa Revolusi Industri di Inggris dan Revolusi
Prancis. Istilah sosiologi diperkenalkan filsuf Auguste Comte yang kelak
menjadi Bapak Sosiologi. Auguste Comte hidup di masa Revolusi Prancis dan
periode Napoleon.
Saat itu, kehidupan sosial yang stabil, ilmu pengetahuan dan
teknologi modern, serta Revolusi Industri mulai menyebabkan transformasi di
tengah warga Eropa.
Menurut Comte, banyak orang Eropa saat itu kurang
percaya diri dalam menetapkan sentimen dan keyakinan, atau hal untuk mengganti
sentimen dan keyakinan yang sudah ada. Masa revolusi tersebut menurutnya sangat
menentukan bagi sejarah manusia, termasuk di Prancis dan keseluruhan Eropa.
Ia pun
memutuskan bahwa perlu ada ilmu yang mempelajari masyarakat dan mengarahkan
masyarakat. Harapannya, perkembangan yang terjadi dapat diarahkan menuju hal
yang lebih baik atau sesuai dengan tujuan kehidupan bersama, seperti dikutip
dari buku Sosiologi 1 oleh Drs. Andreas Soeroso, M.S.
Ia menyebarkan, ilmu yang bertugas mempelajari
perkembangan masyarakat dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial itu
disebut sosiologi. Dengan demikian, sosiologi lahir di Eropa pada abad ke-19
yang dilatarbelakangi oleh peristiwa Revolusi Industri di Inggris dan Revolusi
Prancis. Sejarah disetiap
negara berbeda satu sama lain, dalam perkembangannya contoh kecil misal :
masyarakat yang setiap kurun waktu mengalami perubahan. Masyarakat hidup dan
bergerak bebas, tidak menggantungkan masyarakat lain sekalipun. Pada dasarnya ,
sosiologi hadir dalam relevan dengan pertumbuhan zaman.
Manusia tidak pernah
lepas dari peraturan dimanapun dan kapanpun disekeliling kita terdapat aturan
yang membatasi perilaku manusia. Norma social adalah patokan perilaku manusia
dalam kehidupan masyarakat. Fungsinya adalah untuk memberi batasan berapa
perintah atau larangan dalam erperilaku, memaksa individu untuk menyesuaikan
diri dengan nilai yang berilaku di masyarakat dan menjaga solidaritas. Oleh karena
itu , maka sosialisasi norma memiliki peran yang penting dalam mewujudkan
ketertiban social.
Untuk memahami suatu masyarakat, tidak dapat
dilakukan sekaligus secara menyeluruh sebab masyarakat terbentuk oleh berbagai
aspek. Aspek-aspek itu merupakan suatu realitas yang menyusun masyarakat.
Apabila masyarakat diibaratkan sebagai sebuah rumah, maka bagian-bagian yang
menyusunnya adalah tiang, dinding, atap, pondasi, dan sebagainya. Demikian juga
masyarakat, tersusun atas berbagai realitas sosial. Untuk memahami suatu
masyarakat, kita harus memahami berbagai realitas sosial yang membentuk
masyarakat itu.
Dalam kamus Bahasa
Indonesia, nilai adalah harga, angka kepandaian. Nilai social adalah nilai yang
dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dana pa yang
dianggap buruk oleh masyarakat. Norma social
sebagai patokan dalam masyarakat menyangkut perilaku-perilaku yang pantas
dilakukan dalam menjalankan interaksi.

Komentar
Posting Komentar